Bosan? Pecahkan Saja Gelasnya!

17 Feb 2012

Saya masih teringat dengan puisi Bosan yang dibacakan oleh Dian Sastro dalam film Ada Apa Dengan Cinta? Kini film legendaris itu sudah berusia 10 tahun dan diputar kembali di salah satu bioskop terbesar di Indonesia. Film ini memang fenomenal. Film ini mengisahkan kebosanan seorang wanita kepada kekasih prianya yang dingin, angkuh dan sok jual mahal! Film ini cocok sekali untuk orang-orang yang merasa bosan dengan pasangannya. Saya coba mengulas pertanyaan yang diajukan di #BBCblogdetik hari ini: Bagaimana caranya agar dalam menjalin hubungan terhindar dari rasa bosan kepada pasangan?


Ada Apa dengan Cinta?

Jika kita mulai merasa bosan dengan pasangan kita sebenarnya yang terjadi adalah cinta itu memudar dan makin terasa hambar seiring dengan waktu. Inilah yang dalam ilmu ekonomi disebut dengan the art of diminishing returns, makanan seenak apa pun jika kita makan terus-menerus sampai kenyang maka pada akhirnya akan membuat makanan tersebut tidak terasa lagi enaknya. Pada akhirnya kita akan muntah karena kekenyangan. Jangan pernah kekenyangan akan cinta karena pada akhirnya kita akan muntah. Segala sesuatu yang kebanyakan pada akhirnya tidak akan ada gunanya alias mubazir. Begitu pula pupuk cinta yang kebanyakan juga tidak akan menyuburkan hubungan sepasang kekasih. Yang terjadi biasanya justru sebaliknya, pupuk cinta yang kebanyakan akan meracuni hubungan yang sehat. Jadi jika perasaan bosan mulai timbul, tanyakanlah pada diri kita sendiri: “Ada apa dengan cintaku padanya?” Apakah aku masih mencintainya? Jika aku mencintainya mengapa aku bosan padanya? Bukankah karena aku tidak mencintainya lagi maka aku jadi bosan dengannya? Bukankah karena sebenarnya aku sedang tertarik dengan orang lain maka aku jadi bosan padanya? Lau bagaimana cara mengatasi kebosanan ini? Berikut ada 3 strategi ampuh yang bisa kita terapkan:

1. Creative Destruction

law-of-diminishing-returnsSalah satu penyebab rasa bosan adalah rutinitas. Rutinitas inilah yang terkulminasi dalam the law of diminishing returns. Jika tiap hari kita makan nasi goreng bukankah kita juga akan merasa bosan. Jika setiap kita bangun pagi menerima SMS dari pasangan yang mengingatkan kita untuk sarapan tentu rasanya akan membosankan. Salag satu cara untuk mengusir rasa bosan terhadap pasangan adalah dengan mengambil rehat hubungan untuk sementara waktu. Waktunya bisa disepakati bersama, misalnya 1 minggu, 1 bulan atau 1 tahun. Hal ini pernah dilakukan oleh seorang wanita gila dalam film My Sassy Girl. Dalam film tersebut, sang wanita mengajak sang pria untuk break selama 1 tahun dan menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan sehari-hari. Yang terjadi justru dalam film ini sang wanita tidak menepati janjinya dan akibatnya sang pria menjadi kesetanan dan kangen berat untuk menemui kekasihnya kembali. Terbukti cara ini akhirnya berhasil menyegarkan kembali hubungan yang mulai terasa hambar. Menarik bukan?

2. Cobalah Hal-Hal Baru

Banyak orang yang tidak berani keluar dari zona nyamannya dan terjebak dalam kegiatan yang itu-itu saja dengan pasangannya, seperti makan bareng, nonton bareng lalu makan bareng lagi terus nonton bareng lagi. Tentu jika kehidupan romansa kita hanya berputar-putar pada makan dan nonton saja cepat atau lambat akan terasa sangat membosankan, apalagi jika tempatnya itu-itu saja. Oleh karena itu lakukanlah hal-hal gila, hal-hal baru, misalnya makan sperma ikan Gindara, makan telur cumi yang menggelikan, berkunjung ke kebun binatang, bermain arung jeram atau menyelam ke dasar laut (diving). Jelajahilah nusantara, jelajahilah cincin api.


3. Lakukan Hal-Hal Tak Terduga

Selain berkunjung ke tempat-tempat yang aneh, cara yang lain adalah dengan melakukan hal-hal tak terduga di luar kebiasaan. Jika kebiasaan kita adalah menelepon pasangan kita setiap jam 8 malam maka ubahlah menjadi tidak pernah meneleponnya sama sekali selama seminggu penuh. Tentu pasangan kita jadi bertanya-tanya dengan keadaan kita. Hal inilah yang menarik. Hal-hal tak terduga membuat hubungan kita menjadi penuh warna dan penuh drama. Tambahkan bumbu komedi, horor, thriller serta drama dalam hubungan kita maka pasti kita akan merasa hubungan tersebut seperti yang ada di film-film Hollywood. Hubungan yang tidak membosankan adalah hubungan yang tidak datar-datar saja, tapi ada naik turunnya, ada emosi yang dimainkan di sana. Semakin banyak twisted moment dalam sebuah hubungan maka hubungan tersebut akan semakin mendebarkan. Pernahkan kita menonton film-film dengan twisted ending? Biasanya film-film seperti itu membuat kita terkesan dan kagum serta membicarakannya terus-menerus selama berhari-hari kemudian. Twisted moment inilah yang akan membuat sebuah hubungan menjadi memorable dan remarkable.


TAGS Youth cinta


-

Author

Follow Me